Sabtu, 05 Mei 2012

Program Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI)

Dua belas mahasiswa asing dari berbagai negara belajar budaya "Suroboyoan" di Surabaya seiring upaya pemerintah memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Mereka belajar melalui Program Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) Kementerian Luar Negeri, kata Pimpinan Produksi dalam Pelatihan dan Pengenalan Seni Budaya Jawa Timur, Diaztiarni Azhar, ditemui di Surabaya Plaza Hotel, di Surabaya.Kedua belas mahasiswa tersebut berasal dari dua belas negara berbeda di antaranya berasal dari Thailand, Vietnam, Jerman, Timor Leste, Vanuatu, Fiji, Pulau Solomon, Afrika Selatan, Samoa, Tuvalu, Rusia, termasuk Indonesia, katanya. Menurut dia, mahasiswa yang tergabung di program BSBI tersebut akan mendapatkan banyak pengetahuan seni dan budaya Indonesia khususnya Jatim dalam berbagai bentuk dan aspek. "Kami memberikan pengetahuan seperti Bahasa Indonesia, seni tari dan karawitan, seni lukis batik dan pahat topeng, sampai pembuatan kerajinan anyaman. Sejumlah pengetahuan itu akan kami berikan secara berkala selama tiga bulan," ujarnya. Sementara itu, General Manager Surabaya Plaza Hotel, Yusak Anshori, menjelaskan, para mahasiswa asing itu akan diajak mengamati Festival Karapan Sapi, Perayaan Idul Fitri 1431 Hijriah, Haul Sunan Ampel, Perayaan Kemerdekaan RI, dan kegiatan kebudayaan lainnya. "Kami konsisten untuk terus mempromosikan budaya Surabaya baik secara nasional maupun internasional. Salah satunya melalui program BSBI ini," katanya. Ke depan, ia mengaku, para peserta pelatihan budaya menjalani pelatihan tari tradisional secara rutin di studio tari Surabaya Plaza Hotel. Pada setiap akhir materi mereka akan menampilkan hasil pembelajarannya di lobi hotel bintang empat tersebut. "Mereka bisa menunjukkan kepiawaiannya menyajikan tarian tradisional Suroboyo-an," kata pria yang juga berpredikat Ketua Dewan Pariwisata Indonesia (Depari) Jawa Timur.Mengenai BSBI, tambah dia, merupakan program terbaru dari Kementerian Luar Negedi yang memberikan beasiswa dari berbagai penjuru dunia. Tujuan diadakannya program itu untuk memberikan pengetahuan tentang seluk - beluk seni dan budaya dari sejumlah negara. "Secara nasional, ada 60 mahasiswa terpilih. Mereka berasal dari negara yang berbeda. Sementara, 12 di antaranya ditempatkan di Surabaya," katanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar